Padang|taranews.id-Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi melantik dan melakukan pengambilan sumpah direktur serta kepala kantor di lingkungan Unand, Selasa (06/01/ 2026).
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah
Pejabat ini tentunya sebuah konsolidasi strategis untuk memastikan gerbong Universitas Andalas tetap berada di rel yang tepat menuju World Class University.
“Sebuah institusi besar dibangun di atas tumpukan bata prestasi para pendahulunya. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati dan rasa hormat yang mendalam, saya ucapkan terima kasih kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya,” ungkap Efa
Efa Yonnedi menyampaikan bahwa Kepala Kantor Humas Saudara Dr. Hary
Efendi, SS., MA : Di era informasi, persepsi adalah realitas. Tugas Saudara bukan sekadar mempublikasikan kegiatan. Pekerjaan Saudara adalah membuat UNAND dipahami, dipercaya, dan dihormati, oleh publik internal maupun eksternal.
Renstra menuntut promosi dan branding UNAND dilakukan aktif, memanfaatkan media sosial, website, kegiatan expo, dan jejaring alumni, untuk membangun citra positif kampus.
Rektor berharap fungsi humas fakultas
dan unit kerja bergerak dalam satu
orkestrasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Perkuat protokoler UNAND yang presisi, rapi, dan bermartabat, karena itulah yang dilihat oleh tamu negara, mitra global,
pimpinan industri, dan publik.
Tingkatkan terus pengelolaan complaint handling (penanganan pengaduan), layanan call center, serta pelayanan informasi kepada publik internal dan eksternal.
Efa Yonnedi berharap humas dapat mengarahkan komunikasi publik berbasis satu sumber data yang sama dengan pimpinan. Tidak boleh ada rilis yang tidak sinkron dengan data UNAND, karena sekali salah, koreksi itu mahal.
Rektor mengaku menjabarkan target secara detail karena melihat tantangan eksternal yang cukup berat: disrupsi
teknologi, persaingan global, dan tuntutan masyarakat tidak akan menunggu kita siap. Kita harus berlari.
Jabatan yang diemban hari ini menuntut “Sense of Crisis”. Jangan bekerja business asusual. UNAND membutuhkan Direktur yang berani mengambil keputusan, berani berinovasi, dan solutif. Jika ada kendala regulasi, mari kita diskusikan. Jika ada hambatan teknis, mari kita selesaikan.
Terakhir, dan yang paling utama.
Kecerdasan dan strategi tidak ada artinya tanpa Integritas. Efa Yonnedi menitipkan nilai SEJATI (Sabar, Empati, Jujur, Adil, Tanggung Jawab, Ikhlas) ke dalam setiap tanda tangan dan keputusan yang di buat.
Efa Yonnedi yakin dan percaya, dengan kolaborasi yang solid antara organ pengelola, fakultas, dan seluruh
elemen, “Kita mampu membawa Universitas Andalas menjulang tinggi, untuk kejayaan bangsa,” tutupnya.





